WhatsApp Wagub DKI Diretas Hacker, Ini Cara mencegahnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Cerita pembajakan WhatsApp kembali hadir kali ini menimpa Wakil Guber DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Namun sebenarnya ada cara buat mencegah akun WhatsApp kita diretas.

Yakni dengan tidak membagikan isyarat apapun yang diterima pada orang lain. Bahkan secara alasan apapun yang mengaku dari bank atau penjaga.

“Emang jahat ini yang melakukan penipuan, sehingga mendirikan orang jadi enggak mau nolongin orang, ” sirih Pengamat Keamanan Siber, Alfons Tanujaya kepada CNBC Nusantara beberapa waktu lalu.


Selain itu juga ada langkah pencegahan yakni mengaktifkan two step verification. Caranya masuk ke menu Settings lalu Security dan ke two step verification.

Two step verification merupakan enam angka pin untuk menyelundup ke WhatsApp. Pelaku tidak dapat mengakses akun sebab harus mengetahui angka tersebut.

“Celakanya kalau two step verification tidak diaktifkan dan akun lulus diambil alih, terbalik pembajak yang akan mengaktifkan two step verification. Jadi zaman kita tarik baik kita kekunci, ” ujar dia.

Bagi yang sudah menjadi korban ada cara lain lagi buat merebut akun yang dibajak. Yakni memasukkan nomor hp yang didaftarkan pada WhatsApp.

Alfons mendedahkan caranya dengan menginstall kembali dan memasukkan nomor hp tersebut.

“Jadi kalau pun punya kita berhasil diambil alih orang kita bisa menginstall ulang WhatsApp, memasukkan nomornya bisa kita tarik balik. Karena SMSnya masuk ke bagian kita, ” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, akun WhatsApp Ahmad Riza Patria berhasil diambil alih oleh orang tak dikenal. Dia mengumumkan sendiri kejadian itu dalam keterangan resminya.

“”Assalamualaikum Wr. Wb. Dengan hormat kami sampaikan, bahwa WA kami dengan nomor: 0816-89****, telah diambil alih oleh pihak asing, dan digunakan untuk penipuan, ” kata Ahmad dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Dia juga menodong orang-orang untuk berhati-hati secara tidak membalas pesan yang berasal dari nomornya tersebut.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)

Author Image
Carl Wood