Pembatasan Mudik, Puluhan Ribu Pengikut Keluar Kota, Kok Bisa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Perhubungan mengutarakan hingga hari kedua larangan mudik diterapkan, yakni maka Jumat (07/05/2021), total tersedia 29. 296 penumpang melayani perjalanan di semua moda transportasi. Namun, penumpang itu disebutkan bukan untuk kunjungan mudik, melainkan perjalanan non mudik.

Angka tersebut turun 18, 45% bila dibandingkan dengan jumlah pergerakan di hari mula-mula pelarangan mudik, pada 6 Mei 2021 di mana jumlah penumpang non pegangan mencapai 32. 217 penumpang.

Adapun bahan yang dihimpun dari Posko Terpadu Pengendalian Transportasi di Masa Mudik Idul Fitri 1442 H, per Sabtu, 8 Mei 2021, rincian pergerakan penumpang tercatat sebagai berikut:


Angkutan Jalan Memakai Bus

Jumlah penumpang di 48 terminal:
7 Mei 2021: 3. 369 pengikut
6 Mei 2021: 6. 9278 penumpang

Pikulan Penyeberangan

Jumlah penumpang non mudik di delapan lintasan penyeberangan:
7 Mei 2021: 9. 322 penumpang
6 Mei 2021: 13. 791 penumpang

Angkutan Udara

Total penumpang non mudik di 50 bandara:
tujuh Mei 2021: 7. 603 penumpang
6 Mei 2021: 6. 554 pengikut

Angkutan Laut

Jumlah penumpang non mudik di 51 pelabuhan:
7 Mei 2021: 6. 101 penumpang
6 Mei 2021: 6. 086 penumpang

Angkutan Kereta Sinar

Jumlah penumpang non mudik di 13 Daops/Divre:
7 Mei 2021: dua. 902 penumpang
enam Mei 2021: 6. 086 penumpang

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menjelaskan, jumlah rata-rata pengikut di semua moda transportasi mengalami penurunan yang istimewa bila dibandingkan dengan era sebelum pelarangan dimulai.

“Jika dibandingkan dengan masa pengetatan (pra peniadaan mudik tanggal 22 April-5 Mei 2021), jumlah sama harian penumpang di masa peniadaan mudik mengalami kemerosotan cukup signifikan, di mana rata-rata jumlah penumpang pada semua moda transportasi dalam masa pra peniadaan mudik mencapai 174 ribu bertambah penumpang per harinya. Sementara di masa peniadaan pegangan hanya sekitar 31 ribu lebih penumpang per harinya, ” jelas Adita, sesuai dikutip dari keterangan formal Kementerian.

Meski demikian, pihak Kementerian Pertalian menurutnya akan terus berjalan sama dengan sejumlah pengelola kepentingan untuk terus melaksanakan pengetatan di sejumlah titik, guna menjalankan aturan kekangan mudik yang diterapkan negeri.

[Gambas:Video CNBC]
(wia)

Author Image
Carl Wood