Masa Langgar UU, Jouska Terancam Pidana 5 Tahun dan Denda?

Masa Langgar UU, Jouska Terancam Pidana 5 Tahun dan Denda?

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan konsultan investasi dan penasihat keuangan PT Jouska Financial Indonesia atau Jouska terancam hukuman pidana 5 tahun serta denda RP 5 miliar jikalau terbukti melakukan pelanggaran.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing melalui panggilan telepon dengan CNBC Indonesia, Sabtu (25/7/2020).

“Ini kan kalau sudah tersedia pelanggaran UU Pasar Modal, tersebut ada tindak pidananya di pasal 103, di sana bisa intimidasi hukumnya sampai 5 tahun dan denda 5 miliar. Jadi kita akan dalami nanti, apakah kegiatan-kegiatan ini memang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam UU pasar pangkal. ” katanya.

Tongam sebelumnya menyatakan bahwa Jouska yang menjalankan kegiatan penasihat keuangan, diduga melakukan operasinya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berlaku.

“Jadi dia tidak ada izin. Padahal penasihat investasi sesuai dengan UU Rekan Modal, harus mendapat izin, ” paparnya.

Tongam pula mengatakan bahwa dari beberapa pengaduan masyarakat, kegiatan-kegiatan Jouska diduga beberapa mengarah ke kegiatan manajer investasi, di mana perusahaan dicurigai turut melakukan aksi jual-beli efek dari nasabah. Hal ini merupakan pelanggaran dan karenanya Satgas Waspada Investasi terus melakukan penyelidikan.

“Penasihat investasi itu tidak bisa mengelola dana. Tapi dari pengaduan-pengaduan masyarakat, ada yang mengatakan kalau Jouska ini membeli atau menjual efek dari nasabah. Tapi tersebut masih perlu kita dalami, ” katanya.

“Jadi, kegiatan dia sebagai manajer investasi sedang kita perlu pendalaman. Tapi kesibukan dia sebagai penasihat investasi tersebut sudah clear dan Aakar (CEO Jouska, Aakar Abyasa) itu melegalkan keputusan Satgas waspada investasi. ”

Terkait solusi tempat masalah tersebut, Tongam mengungkapkan bahwa Jouska telah dimintai pertanggungjawabannya.

“Jouska juga diminta bertanggung jawab terhadap nasabah yang merasa dirugikan dan semua permasalahannya konsumen kemarin juga Pak Aakar itu sudah mengatakan dia bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan, ” katanya.

“Oleh karena tersebut, kepada nasabah yang diduga dirugikan atau merasa dirugikan, kami mencita-citakan segera menyelesaikan permasalahannya ke Aakar atau Jouska agar bisa permasalahannya selesai. ”



[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)

Author Image
Carl Wood