Janet Yellen Mau Jadi Sri Mulyani-nya AS, Pasar Girang!

Janet Yellen Mau Jadi Sri Mulyani-nya AS, Pasar Girang!

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar keuangan Indonesia ditutup variatif pada perdagangan kemarin. Ruang Harga Saham Gabungan (IHSG)  bangkit, tetapi nilai tukar rupiah menemui koreksi meski tipis saja.

Kemarin, IHSG ditutup terangkat 0, 85% ke 5. 701, 03. IHSG berada di status tertinggi sejak Februari.


Akan tetapi,   nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis 0, 07% di perdagangan pasar spot. Rupiah berada di Rp 14. 140/US$.

Sejatinya sentimen yang berputar di pasar cukup positif. Lagi-lagi datang kabar gembira soal perluasan vaksin virus corona ( Coronavirus Disease-2019 /Covid-19). Kali ini dari calon vaksin yang dikembangkan oleh AstraZaneca dan Universitas Oxford. Vaksin ini disebut-sebut punya level keberhasilan 90%.

Vaksin yang dikembangkan di Inggris tersebut punya sejumlah keunggulan. Pertama harganya relatif murah dibandingkan dengan desain Pfizer atau Moderna. Kedua, bisa dikirim dengan lemari pendingin normal sementara vaksin Pfizer harus disimpan di suhu -70 derajat celcius.

Seiring dengan akan hadirnya berbagai vaksin yang makbul, pemerintah di berbagai negara pun menyusun strategi vaksinasi massal buat terbebas dari jeratan pandemi. Negeri Inggris menargetkan vaksinasi massal akan berlangsung pada kuartal I-2021.

“Vaksin akan didistristribusikan serta disuntikkan pada Januari, Februari, Maret. Kami berharap ketika Hari Paskah kehidupan sudah berangsur normal, ” ungkap Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris, sebagaimana diwartakan Reuters.

Harapan akan hidup biasa yang bebas dari pembatasan sosial ( social distancing ) dan karantina wilayah ( lockdown ) tetap sesuatu yag sangat menggembirakan. Seluruh orang sudah lelah hidup dirundung rasa takut selama berbulan-bulan. Seluruh rindu hidup seperti dulu, manasuka berkegiatan dan kesempatan kerja terbuka luas.

Harapan tersebut diwujudkan oleh investor dalam wujud memburu aset-aset berisiko. Saat kepala sedang senang, buat apa berperan aman? Namun sayang, sepertinya rupiah tidak bisa ikut ‘pesta’ sebab terserang profit taking .

Author Image
Carl Wood