Duh! Ratusan Bisnis di GANDAR Kena Serangan Ransomware

Jakarta, CNBC Indonesia kacau Di era dengan pertambahan teknologi yang sangat cepat ini, kejahatan siber telah menjadi ancaman yang nyata bagi seluruh manusia dalam bumi. Pada Jumat (2/7) kemarin, ratusan bisnis pada Amerika Serikat, melaporkan terkena serangan ransomware luar pokok canggih, dengan membajak perangkat lunak manajemen teknologi dengan digunakan secara luas, sejak pemasok yang berbasis dalam Miami bernama Kaseya.

Tak tanggung-tanggung, para-para penyerang juga mengubah kendaraan Kaseya yang biasa dikenal VSA, dengan mengenkripsi file pelanggan penyedia tersebut secara bersamaan. Padahal, VSA itu adalah alat yang dimanfaatkan oleh perusahaan dalam menamsilkan teknologi, dibawah kendali Kaseya.

Atas perihal ini, perusahaan keamanan Huntress, menjelaskan bahwa pihaknya cukup melakukan pelacakan terhadap delapan penyedia layanan terkelola, dengan terindikasi telah digunakan untuk menginfeksi sebanyak 200 klien.


“Ini adalah serangan rantai pasokan yang kolosal dan menghancurkan, ” John Hammond, Peneliti Keamanan Superior Huntress

Selain itu, para penyerang pula diketahui meminta tebusan dengan menyertai enkripsi hingga bertambah dari US$ 5 juta. Sedangkan, Kaseya memiliki sebanyak 40. 000 lebih konsumen untuk produknya, walau tak semua menggunakan alat yang terpengaruh dalam serangan ransomware.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)

Author Image
Carl Wood