Duh! Penasehat Gedung Putih Yakin Virus Corona Abadi

Duh! Penasehat Gedung Putih Yakin Virus Corona Abadi

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Penasihat virus corona Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa virus corona sangat menular jadi kemungkinan besar tidak akan sudah hilang sama sekali. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump yang telah berulang kali mengatakan Covid-19 pada akhirnya akan menyelam.

“Saya tidak membenarkan itu akan hilang karena tersebut adalah virus yang sangat menular, ” katanya mengutip CNBC di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Virus corona, yang muncul sekitar tujuh bulan lalu telah menginfeksi lebih dari 17 juta karakter dan menewaskan sedikitnya 673. 822, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins. AS memiliki jumlah korban terburuk di negeri dengan lebih dari 4 juta kasus dan setidaknya 152. 075 kematian pada Jumat.


Komentar Fauci bertentangan dengan Trump, yang telah berulang kali mengklaim bahwa virus itu akan menghilang. Pernyataan presiden tersebut disampaikan dalam tengah peringatan dari para ahli kesehatan, termasuk di Pusat Pengoperasian dan Pencegahan Penyakit, bahwa kejadian Covid-19 dan kasus kematian sanggup meningkat pada musim gugur tersebut.

Walaupun virus corona tidak akan buyar, Fauci sebelumnya mengatakan kemungkinan para-para pemimpin dunia dan pejabat kesehatan tubuh masyarakat dapat melakukan sesuatu untuk membawa pandemi ke level yang lebih rendah.

Tempat mengatakan AS memiliki banyak urusan karena beberapa negara bagian tak melakukan penutupan wilayah pada awal wabah, sementara wilayah yang lain telah dibuka kembali terlalu cepat. Dia juga mengatakan negara-negara lain dapat menghilangkan gelombang pertama epidemi setelah setidaknya 90% dari bisnis yang tidak penting dihentikan.

“Dalam upaya untuk menelungkupkan kembali beberapa situasi, negara tidak mematuhi secara ketat oleh asas yang telah dikeluarkan oleh satuan tugas dan Gedung Putih. Dan orang lain yang bahkan mematuhinya, orang-orang di negara bagian tersebut sebenarnya berkumpul di tengah karakter banyak dan tidak mengenakan kedok, ” katanya lagi.

“Saya pikir ada keragaman simpulan di negara ini dari negara-negara yang berbeda sehingga kami betul-betul tidak memiliki persatuan untuk segenap, ” ujarnya menambahkan.

Fauci juga mengatakan tidak sudah ada jaminan para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif untuk virus corona, walaupun dia sangat optimis. Pada hari Kamis, pejabat administrasi senior di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan mengatakan saat konferensi bahwa Pfizer dan pesaing Moderna, yang mengasaskan uji coba tiga vaksin fase secara terpisah. Percobaan ini telah memvaksinasi beberapa ratus orang dalam beberapa hari pertama.

“Kita berjalan betul cepat. Saya tidak percaya bahwa akan ada vaksin sejauh itu di depan kita bahwa kita harus bergantung pada negara lain untuk mendapatkan kita vaksin, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)

Author Image
Carl Wood