Di Black List Trump, Ini Jadwal Investasi Tencent Holdings

Di Black List Trump, Ini Jadwal Investasi Tencent Holdings

Jakarta, CNBC Indonesia –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengeluarkan titah eksekutif yang melarang perusahaan/individu AS melakukan transaksi dengan ByteDance maupun Tencent Holdings Ltd  akibat masalah keamanan nasional.

ByteDance merupakan perusahaan China pemilik aplikasi TikTok dan Tencent Holdings Ltd adalah pemilik aplikasi perpesanan WeChat.


Aturan yang diteken pada Kamis (6/8/2020) itu akan berlaku dalam 45 hari ke aliran. Salah satu dampak dari preskripsi adalah mengharuskan Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross, untuk mengidentifikasi transaksi yang dilakukan perusahaan-perusahaan itu.

Namun serupa itu, sepertinya proses peninjauan transaksi daripada Tencent akan cukup panjang memikirkan perusahaan itu memiliki cukup banyak aset di berbagai perusahaan indah di dalam maupun di luar GANDAR.

Mengambil Reuters, berikut beberapa di antara investasi terbesar Tencent di dalam dan luar AS:

Di Amerika Serikat:

* Tesla Inc (TSLA. O): Tencent membeli 5% saham perusahaan pelaksana kendaraan listrik tersebut seharga US$ 1, 78 miliar pada tahun 2017. CEO Tesla, Elon Musk telah menyebut Tencent sebagai “investor dan penasihat Tesla”.

* Riot Games: Tencent membeli saham mayoritas pada pengembang game “League of Legends” yang berbasis di Los Angeles itu pada tahun 2011 serta kemudian sepenuhnya membeli perusahaan itu pada tahun 2015.

* Activision Blizzard Inc: Tencent memiliki saham minoritas dalam pemilik waralaba “Call of Duty” tersebut. Tencent tahun morat-marit meluncurkan “Call of Duty Mobile” dan telah diunduh sebanyak 45 juta kali di Amerika Serikat, menurut data Tower Sensor.

* Epic Games: Tencent mengakuisisi minoritas saham perusahaan ini pada tahun 2012.

* Snap Inc: Tencent membeli 12% saham dari operator aplikasi perpesanan itu pada tahun 2017.

* Reddit Inc: Platform media sosial tersebut mengumpulkan US$ 300 juta di 2019 dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Tencent, membuat valuasi pasarnya menjadi sebesar US$ 3 miliar.

Di luar AS:

* Spotify Technology SA: Perusahaan streaming musik Swedia dan Tencent Music Entertainment Group membeli saham minoritas satu sama lain sebelum mencantumkan saham di bursa saham New York pada 2018.

* Universal Music Group: Konglomerat media Prancis Vivendi SA pada 2019 mengatakan sudah menyelesaikan penjualan 10% dari sebutan musik terbesar di dunia itu ke konsorsium yang dipimpin Tencent, yang juga memiliki opsi buat membeli hingga 10% lagi pada Januari 2021 dengan dasar harga yang sama. Kesepakatan itu meluluskan Tencent lebih banyak akses ke artis AS seperti Taylor Swift dan Kanye West.

* Perusahaan yang tercatat di AS: Tencent memiliki bagian di Bilibili Inc, Sogou Inc, Huya Inc, Douyu International Holdings Ltd, JD. com Inc, Pinduoduo Inc, Vipshop Holdings Ltd, Nio Inc dan Futu Holdings Ltd.

[Gambas:Video CNBC]
(res/res)

Author Image
Carl Wood